Mekanisme Kerja Obat Farmakologi merupakan ilmu yang mempelajari pengaruh bahan kimia pada sel hidup dan sebaliknya reaksi sel hidup terhadap bahan kimia tersebut. Apa saja tahapan obat ? 1. Absorpsi = Penyerapan suatu zat obat 2. Distribusi = Penyaluran zat obat kedalam tubuh 3. Metabolisme = Pemecahan metabolik obat dengan bantuan enzim 4. Ekskresi = Proses terakhir dari sirkulasi sistematik dalam tubuh melalui urine, keringat, tinja, dll. Obat sudah dirancang untuk mencari target seluler dalam tubuh, hal ini dikenal dengan Farmakodinamik. Dinamis yang berarti dapat berubah-ubah dan dapat terurai dengan adanya proses kimia yang dipengaruhi oleh enzim.
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Prinsip dan Teknik Pemberian Obat Ilmu farmasi dikatakan sebagai ilmu coba-coba dikarenakan banyak kemungkinan munculnya reaksi dan berinteraksi dengan berbagai target sehingga dapat menemukan kecocokan dengan energi yang rendah. Sebagai seorang Farmasi, kita memiliki tanggung jawab sebagai tenaga medis yang memiliki beberapa karakteristik, seperti : - Pengetahuan dan pemahaman tentang medikasi - Pemberian obat yang tepat - Kepatuhan pasien dan kebrhasilan farmakoterapi - Pemesanan obat dan ketepatan jadwal waktu - Sistem pengukuran Hal-hal tersebut guna untuk memastikan arahan, jenis, dan teknik sesuai cara yang aman dan nyaman. Prinsip yang dibutuhkan dalam pemberian obat, antara lain : - Ketepatan pasien - Ketepatan penanganan - Ketepatan dosis - Ketepatan pemerian obat sesuai rute - Ketepatan waktu pemberian
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
RESUME MATERI ILMU FARMASI DASAR PERTEMUAN I : Manusia yang hidup ribuan tahun yang lalu selalu hidup berkelompok dan berpindah-pindah (nomaden). Karena hidup yang selalu berpindah memungkinkan terserang berbagai penyakit. Karena keterbatasan pengetahuan, maka mereka mengangap penyakit menyerang merupakan kutukan dari dewa atau roh jahat yang masuk ke dalam tubuh. Penyembuhan dilakukan dengan mantra, tetabuhan atau menggunakan ramuan tumbuhan. Sekitar 3000 tahun SM orang Sumeria menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai obat. Hal ini dibuktikan dengan penemuan tablet Sumeria dari abad ke 3 SM. Tablet ini terbuat dari tanah yang dicampur dengan gum resin dari markhazi dan herba thyme yang dilarutkan dalam bir lalu dibentuk masa tablet. Pada tahun 2000 SM jejak pengobatan kuno ditemukan pada sebuah tulisan yang diperkirakan berasal dari masa kekuasaan kaisar Sheng Nung di China. Bahan obat yang ditulis adalah chang sang (Dichroa febrifuga) sebagai antimalarial. Obat lainnya adalah mahuang yang...